
Lokasi: Komplek masjid agung Banten RT/RW 001/011, Banten, Kec. Kasemen, Kota Serang.
Map: Cek Lokasi
Masjid Agung Banten menjadi tujuan wisata religi yang mempunyai corak khas dan sarat nilai sejarah yang harus Anda kunjungi saat berada di Banten.
Banten yaitu salah satu kota yang populer alasannya memiliki objek wisata alam yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Tak hanya wisata alam, Banten ternyata juga mempunyai wisata religi yang sangat sayang untuk dilewatkan. Anda mampu berkunjung ke Masjid Agung Banten dan mengetahui sejarah peradaban yang ada di masjid tersebut. Masjid ini sudah berdiri sangat usang dan memiliki bangunan yang khas dan megah.
Sejarah Berdirinya Masjid Agung Banten
![]() |
Image Credit: Kumpulanfeaturec1002.blogspot.com |
Awal mula berdirinya Masjid Agung Banten ini yaitu intruksi dari Sultan Gunung Jati kepada anaknya Sultan Hasanuddin. Sunan Gunung Jati memerintahkan anaknya untuk mencari sebidang tanah yang masih suci sebagai tempat pembangunan Kerajaan Banten. Kemudian Sultan Hasanuddin pun kebingungan untuk mencari sebidang tanah yang masih suci untuk dibangun sebuah kerajaan diatasnya.
Sultan Hasanuddin pun meminta petunjuk kepada Allah SWT dan bermunajat biar mendapatkan petunjuk tanah yang tepat untuk mendirikan kerajaan tersebut. Menurut sejarah yang berkembang, sesudah berdoa secara spontan air bahari yang berada di sekitarnya tersibak dan menjadi daratan. Sultan Hasanuddin pun lalu mulai mendirikan kerajaan di lokasi tersebut beserta dengan pendukung lainnya seperti masjid, alun alun dan pasar.
Perpaduan antara masjid, alun alun dan pasar adalah tradisi kerajaan Islam di kurun lalu. Masjid pertama yang dibangun di Banten yakni Masjid Agung yang masih memiliki bangunan kokoh hingga hari ini. Masjid ini juga merupakan simbol kejayaan Islam pada saat itu. Tak heran jikalau masjid ini selalu ramai dipadati pengunjung yang datang untuk melakukan ziarah atau cukup melakukan shalat saja.
Keunikan Masjid Agung yang Tak Tertandingi
![]() |
Image Credit: Lpminstitut.com |
Jika Anda melihat masjid ini mungkin Anda akan pribadi terpesona dengan keindahan bangunan yang dimilikinya. Keunikan ini mampu Anda lihat di rancangan atap masjid yang beratap susun lima sehingga mirip sekali dengan bentuk pagoda China. Kabarnya masjid ini memang dibangun pada awal masuknya Islam di Pulau Jawa sehingga harus memadukan budaya setempat dengan Islam.
Seorang arsitektur berjasa yang membangun masjid ini yaitu Raden Sepat yang sebelumnya juga pernah menjadi perancang jago untuk pembangunan masjid lainnya. Beberapa masjid yang pernah beliau kerjakan adalah Masjid Demak dan Masjid Cirebon. Sehingga antara bangunan masjid Cirebon dan Masjid Banten mempunyai mata rantai yang khusus dari segi atap. Masjid Agung Demak mempunyai atap bertumpuk tiga bersusun yang memiliki makna akidah, islam dan ihsan.
Sedangkan Masjid Agung Banten mempunyai lima atap yang tersusun yang melambangkan rukun Islam. Sementara sentuhan Tiongkok yang ada di masjid ini tak lain dan tak bukan yakni jasa dari Tjek Ban Tjut. Ia membangun dan mendesain tangga masjid dan memperoleh gelar Pangeran Adiguna. Jika dilihat dari atapnya yang berjumlah lima tingkat ini, ukurannya semakin keatas semakin mengecil.
Tidak seperti masjid yang mempunyai kubah diatas atapnya, Masjid Agung Banten ini memiliki bagian kubah yang berbentuk limas. Sehingga menjadikannya sebagai ciri khas dari masjid yang tidak dimiliki oleh masjid lainnya. Pembangunan masjid ini juga dibantu oleh kedatangan Endrik Cardeel ke Banten dan merupakan seorang perancang bangunan dari BelAnda yang melarikan dari Batavia.
Ia sengaja kabur dari Batavia sebab mempunyai niat untuk masuk agama Islam. Sultan Hasanuddin pun mengikutsertakan Hendrik Lucaz Cardeel untuk membangun menara yang berfungsi untuk tempat musyawarah dan kajian kajian keagamaan. Karena jasanya untuk ikut membangun masjid inilah Cardeel kemudian mendapatkan julukan Pangeran Wiraguna. Menara masjid Agung ini mempunyai bentuk yang sangat berbeda dengan bentuk menara pada umumnya.
Anda bisa melihat menara masjid yang mempunyai bentuk bangunan mercusuar. Pengunjung yang datang juga bisa menaiki puncak menara setelah melewati 83 anak tangga dengan lorong yang sempit. Menara ini terletak di sebelah timur masjid dan menjulang ke langit dengan sangat gagah. Warnanya yang putih mengambarkan bila ada lambang keesucian dari menara masjid tersebut.
Menara masjid sendiri memiliki ketinggian kurang lebih 24 meter. Saat Anda sudah hingga di ujung menaranya maka Anda akan mampu menyaksikan hiruk pikuk Kota Banten dari atas menara tersebut. Fungsi utama dari masjid ini adalah untuk mengantar adzan e tempat sekitar. Namun dulunya masjid ini sempat beralih fungsi sebagai tempat penyimpanan amunisi serta menjadi menara pengawas.
Masjid ini memiliki luas sekitar 1,3 hektar dengan luas komplek yang dikelilingi tembok dengan ketinggian satu meter seluas 2 hektar. Sehingga tak heran jika Anda akan menemukan aneka macam perpaduan antara Tiongkok, Jawa, Hindu dan Eropa. Para pengunjung akan dibuat takjub dengan keindahan masjid dan menara yang merupakan arsitektur terlengkapnya. Anda bisa berjalan jalan di kawasan masjid ini sambil berguru sejarah pembangunan masjid tersebut.
Kegiatan Menarik di Masjid Agung Banten
![]() |
Image Credit: Warasfarm.wordpress.com |
Banyak sekali pelancong yang datang berkunjung ke Masjid Agung Banten untuk melakukan wisata religi. Kebanyakan dari mereka yakni pengunjung Kawasan Kesultanan Banten yang singgah sebentar ke Masjid Agung Banten. Masjid ini sendiri biasanya dipakai untuk shalat berjamaah ketika hari hari besar dalam Islam mirip Idul Adha dan Idul Fitri. Setiap jumatnya masjid juga sangat ramai dikunjungi oleh pengunjung.
Anda bisa berkeliling masjid dan mencari keunikan yang dimiliki oleh masjid tersebut. Menikmati keindahan Kota Banten dari atas menara juga bisa menjadi salah satu acara yang sangat mampu dilakukan. Namun Anda harus bersabar untuk menaiki tangga yang berjumlah 38 anak tangga tersebut. Terlebih lagi karena beberapa bab tangga akan sangat sempit dan hanya muat untuk satu orang saja. Sehingga Anda harus bersabar untuk mampu sampai di puncak.
Selain mampu berkunjung ke area masjid, Anda juga bisa berziarah di Kawasan Kesultanan Banten yang mempunyai banyak makam orang orang terdahulu. Tak hanya berziarah, para pelancong biasanya juga akan membeli jajan dan oleh oleh di area tersebut, alasannya adalah aneka macam penjual yang menunjukkan barang dagangannya. Terlebih lagi harga yang ditawarkan sangat murah dan bisa ditawar oleh para pembeli. Barangnya pun juga sangat berkualitas sehingga Anda tidak perlu ragu untuk membelinya.
Rute Menuju Kawasan Masjid Agung Banten
![]() |
Image Credit: Cagarbudaya.kemdikbud.go.id |
Masjid ini terletak di Desa Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang Provinsi Banten. Untuk bisa mengunjungi daerah wisata religi ini pengunjung bisa menggunakan jalur darat dan laut. Jalur darat bisa langsung masuk ke area masjid dan Kawasan Kesultanan Banten. Namun kalau Anda memakai kereta api maka turunlah di Stasiun Karangatau dan menempuh jarak kurang lebih 1 km.
Untuk jalur maritim sendiri bisa ditempuh dengan melalui Pelabuhan Karangtau yang berjarak sekitar 1,5 km. Banyak sekali pilihan jalan dengan kondisi manis yang mampu ditempuh untuk menuju ke Kawasan Kesultanan Banten ini. Dari arah timur atau arah dari Tangerang, Jakarta dan sekitarnya ada tiga jalan pilihan. Sementara dari wilayah barat mirip Kota Cilegon dan Sumatera ada dua jalur pilihan yaitu tol dan non tol.
Sedangkan dari arah selatan mirip Kabupaten Pandeglang dan Lebak secara umum dikuasai akan memiliki jalur mirip yang ditempuh oleh wilayah timur. Dari wilayah timur, pilihan pertama tentu melalui jalur Tol Tengerang Merak dan akan keluar ke pintu Tol Serang Timur. Keluar pintu tol pun tidak mampu eksklusif belok kanan ke Jalan Armada Kota Serang. Anda harus berputar terlebih dahulu melalui Taman Tugu Debus dan masuk ke Jalan Jenderal Sudirman.
Selanjutnya Anda harus masuk ke susukan jalan Tol Pintu Serang Timur dan belok kiri ke masuk ke jalan Armada. Dari Jalan Armada inilah Anda harus jalan terus sampai Jalan Ayip Usman. Sampai di ujung jalan Anda harus belok kiri dan masuk Jalan Raya Banten hingga hingga di jembatan Sungai Cibanten, kemudian ambilah lajur kiri dan Anda akan hingga di masjid dan tempat kesultanan Banten.
Mengunjungi wisata religi memang mampu dijadikan pilihan untuk mengisi waktu kosong anda. Selain berlibur Anda juga mampu memanjatkan doa untuk semua impian Anda yang sedang diusahakan. Tak hanya itu wawasan mengenai sejarah juga akan bertambah jika Anda mengunjungi daerah wisata religi tersebut. Apalagi Masjid Agung Banten mempunyai bangunan yang unik dan mempunyai histori yang sangat mandalam.